Di tengah kemajuan dan tantangan dunia usaha di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terdapat satu nama yang begitu membanggakan: Utami Rosalina. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin memulai usaha dari nol dengan segala keterbatasan. Bersama Oleh, sang suami yang gigih, Utami Rosalina berhasil membangun bisnis yang tidak hanya sukses secara materi, tetapi juga memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitarnya.
Utami Rosalina lahir di Banjarmasin dari keluarga sederhana. Sejak kecil, ia sudah terbiasa dengan gaya hidup yang hemat dan penuh perjuangan. Orangtuanya sering berjualan sayur di pasar tradisional, dan Utami kecil pun biasa membantu mereka setelah pulang sekolah. Pendidikan formal tetap dijalankan, tetapi sejak remaja, ia merasa panggilan jiwa untuk berwirausaha semakin kuat.
Tahun 2006 menjadi titik balik ketika Utami bertemu dengan Oleh, seorang pemuda dari Banjarbaru yang juga memiliki mimpi besar untuk sukses di bidang kewirausahaan. Setelah menikah, mereka mulai memikirkan usaha apa yang bisa dijalankan bersama-sama. Modal mereka sangat terbatas, tetapi tekad dan semangat yang dimiliki tidak pernah pudar.
Berawal dari rumah kontrakan kecil di pinggiran Banjarmasin, Utami dan Oleh memulai usaha produksi jajanan khas Banjar seperti apam, kue lupis, kue bingka, dan berbagai kue tradisional lainnya. Pada awalnya, mereka hanya memproduksi 20-30 kotak per hari, yang dipasarkan ke tetangga dan kerabat. Mereka tidak ragu untuk menawarkan produk dari pintu ke pintu, bahkan rela berkeliling menggunakan sepeda motor tua.
Tantangan pun datang silih berganti: bahan baku sering kali mahal, produksi tidak selalu laku, dan kadang kala kerugian harus ditanggung berhari-hari. Namun, Utami dan Oleh tidak menyerah. Mereka terus memperbaiki kualitas produk, menambah variasi, dan berinovasi dalam pemasaran.
Pada tahun 2012, Utami memutuskan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Ia mulai membuat akun Instagram dan Facebook bisnis, lalu mengunggah foto-foto jajanan mereka. Tak disangka, permintaan semakin meningkat, terutama dari luar daerah Banjarmasin. Utami dan Oleh bahkan mendapat pesanan dari kota-kota lain di Kalimantan Selatan, dan bahkan dari Jakarta serta Surabaya.
Keberanian untuk berinovasi tidak berhenti di situ. Mereka mulai menjalin kerja sama dengan aplikasi pemesanan makanan online, sehingga produk bisa diakses oleh lebih banyak pelanggan. Dari 30 kotak per hari, usaha mereka kini memproduksi lebih dari 600 kotak aneka jajanan setiap harinya.
Kesuksesan Utami dan Oleh membawa dampak sosial yang besar. Pasangan ini tidak ingin menikmati keberhasilan sendiri. Mereka mulai merekrut tetangga dan pemuda sekitar sebagai karyawan, memberi pelatihan tentang produksi kue, pemasaran, dan packaging. Setiap tahun, lebih dari 40 orang berhasil diberdayakan melalui usaha mereka. Tak hanya menciptakan lapangan kerja, Utami juga sering mengadakan pelatihan gratis bagi ibu rumah tangga yang ingin memiliki penghasilan tambahan.
Menurut Utami, “Keberhasilan bisnis bukan hanya soal uang, tapi juga manfaat yang bisa kita bagikan kepada orang lain. Jika kita bisa membantu sesama, kebahagiaan dan rezeki akan datang tanpa disangka.”
Saat pandemi COVID-19 melanda, usaha jajanan Utami sempat mengalami penurunan pesanan cukup drastis. Namun, Utami dan Oleh kembali bangkit dengan strategi baru; mereka membuat paket makanan sehat dan frozen food yang bisa disimpan dalam waktu lama. Mereka juga meluncurkan sistem pre-order dan berkolaborasi dengan UMKM lain untuk menawarkan produk bundling. Berkat inovasi tersebut, usaha jajanan milik Utami tetap bertahan dan bahkan berkembang saat banyak bisnis lain gulung tikar.
Kisah sukses Utami Rosalina dan Oleh tidak luput dari perhatian masyarakat dan pemerintah daerah. Mereka beberapa kali mendapatkan penghargaan, seperti “Pengusaha Kreatif Kota Banjarmasin” dan “UMKM Inspirasi Kalimantan Selatan”. Usaha mereka juga menjadi objek studi bagi mahasiswa yang ingin memahami strategi bisnis UMKM di daerah. Selain itu, Utami sering diundang sebagai pembicara seminar motivasi dan pelatihan kewirausahaan.
Pengalamannya menunjukkan bahwa kunci utama sukses bukan hanya modal besar, tetapi strategi, kerja keras, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman.
Ada beberapa pelajaran penting yang bisa diambil dari kisah sukses pasangan ini:
Utami Rosalina dan Oleh kini sudah memiliki cabang usaha di beberapa titik strategis di Banjarmasin dan Banjarbaru. Mereka berencana membuka gerai baru di wilayah Kalimantan Timur dan bahkan mulai merintis kerja sama ekspor jajanan khas Banjar ke luar negeri. Selain itu, mereka tengah mempersiapkan peluncuran aplikasi digital khusus jajanan lokal Kalimantan untuk memudahkan masyarakat serta wisatawan dalam menikmati kuliner khas daerah.
“Hidup adalah tentang berbagi dan terus belajar. Kami ingin jadi pelopor jajanan khas Kalimantan yang dikenal di seluruh Indonesia, bahkan dunia,” ujar Oleh penuh optimisme.
Kisah Utami Rosalina dan Oleh di Kota Banjarmasin membuktikan bahwa tidak ada batas untuk bermimpi dan meraih sukses, asalkan ada kemauan, kerja keras, dan niat baik untuk membangun bisnis yang bermanfaat. Dari usaha jajanan sederhana, mereka tidak hanya berhasil secara ekonomi, tetapi juga memberdayakan masyarakat dan menjadikan Banjarmasin sebagai kota yang dikenal dengan inovasi kuliner lokalnya. Kisah mereka adalah inspirasi nyata bagi siapa saja yang ingin memulai usaha dan melangkah menuju sukses.