Banjarmasin, kota terbesar di Kalimantan Selatan, terkenal dengan keindahan sungai, budaya Banjar, dan beragam kuliner khasnya. Namun, di balik gemerlap kotanya, terdapat kisah inspiratif dari Hikmah Suryani, seorang pengusaha wanita sukses yang telah membangun imperium kecil dalam bisnis toko oleh-oleh khas Kalimantan Selatan. Kisah Hikmah Suryani merupakan bukti bahwa ketekunan, inovasi, dan kejujuran adalah fondasi utama untuk mencapai kesuksesan dalam dunia bisnis.
Hikmah Suryani memulai usaha toko oleh-olehnya pada tahun 2015. Berawal dari keprihatinan melihat banyak wisatawan yang kesulitan mendapatkan oleh-oleh khas Banjarmasin yang berkualitas namun harga terjangkau, Hikmah terinspirasi untuk membuka toko kecil di kawasan strategis dekat Pasar Martapura. Dengan modal seadanya dari tabungan pribadi, ia menyewa sebuah kios kecil dan mulai menjual kue-kue tradisional Banjar, amplang, kerupuk ikan, dan aneka souvenir lokal.
Tidak mudah untuk membangun toko oleh-oleh di tengah persaingan bisnis yang sudah cukup ketat. Namun, berkat keuletan, keramahan, dan kejujuran, Hikmah mampu menarik perhatian pelanggan. Ia selalu menjaga kualitas produk yang dijual dan lebih mengedepankan hasil produk UMKM lokal. Hal inilah yang membedakan tokonya dari toko oleh-oleh lainnya di Banjarmasin.
Salah satu kunci sukses Hikmah Suryani adalah inovasi. Selain menjual oleh-oleh konvensional, ia melihat peluang dengan menyediakan paket hampers oleh-oleh untuk perusahaan-perusahaan, instansi pemerintah, dan pelanggan luar daerah. Ia juga mulai menjual produk-produk legendaris seperti sasirangan (kain khas Banjar), makanan khas seperti dodol nangka, wadai ipau, hingga pernak-pernik unik seperti miniatur perahu klotok.
Bisnis oleh-oleh bukan tanpa hambatan. Hikmah pernah mengalami kesulitan memperoleh pasokan bahan baku akibat banjir besar yang melanda Kalimantan Selatan. Selain itu, persaingan dengan toko-toko modern dan pusat perbelanjaan besar menjadi tantangan tersendiri. Namun, ia tidak menyerah dan justru memperkuat hubungan dengan produsen lokal serta terus memperbaiki sistem logistik dan packing agar produknya tetap sampai ke tangan pelanggan dengan kualitas terbaik.
Bagi Hikmah, kunci utama dalam menjalankan usaha adalah kejujuran dan ketekunan. Ia selalu menekankan agar tidak pernah menipu pelanggan, baik dari kualitas atau kuantitas produk yang dijual. Ia percaya bahwa dengan kejujuran, rezeki akan selalu datang. Selain itu, ia juga mengadopsi prinsip membantu sesama, tercermin dari caranya membina puluhan mitra penjual makanan khas dari desa-desa sekitar.
Kini, toko oleh-oleh milik Hikmah Suryani tidak hanya menjadi destinasi belanja bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, tapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak pihak:
Banyak generasi muda di Banjarmasin yang terinspirasi oleh kisah Hikmah Suryani. Ia sering diundang untuk menjadi narasumber dalam seminar kewirausahaan di kampus, sekolah, dan komunitas bisnis. Hikmah tidak pelit ilmu, bahkan sering membantu memberikan tips memulai usaha tanpa modal besar serta cara mengatur keuangan bisnis secara sederhana.
Ia selalu berpesan, “Jangan takut memulai, jangan malu belajar, dan tetap jujur dalam usaha apapun, karena pelanggan pasti bisa menilai kejujuran kita.”
Saat ini, nama Toko Oleh-Oleh Hikmah Suryani telah dikenal hingga ke luar Pulau Kalimantan. Tidak hanya satu, ia sudah membuka beberapa cabang kecil di kota-kota sekitar seperti Banjarbaru, Martapura, dan Kandangan. Produk andalannya antara lain:
Dengan sistem pemasaran modern dan profesionalisme pelayanan, toko Hikmah Suryani terus berkembang dan menjadi salah satu ikon toko oleh-oleh Kalimantan Selatan.
Kisah Hikmah Suryani adalah potret nyata bahwa usaha kecil bisa berkembang menjadi besar jika dijalani dengan komitmen, inovasi, dan prinsip kejujuran. Di tengah persaingan zaman, ia mampu memadukan kearifan lokal, teknologi digital, serta pelayanan prima untuk mewujudkan usaha toko oleh-oleh yang tidak hanya sukses secara finansial, namun juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Semoga cerita Hikmah Suryani dan toko oleh-oleh khas Banjarmasin ini dapat menginspirasi para calon pengusaha muda untuk berani memulai langkah pertama dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tantangan.