Kota Banjarmasin, yang dikenal sebagai “Kota Seribu Sungai”, tidak hanya kaya akan budaya dan tradisi, tetapi juga tempat berkembangnya berbagai inovasi dan kreasi bisnis. Salah satu kisah inspiratif di kota ini adalah perjalanan Moh. Ridho, seorang pengusaha muda yang berhasil membangun Ridho Gallery dari nol hingga menjadi salah satu galeri seni dan kerajinan terkemuka di Kalimantan Selatan. Kisahnya menggambarkan ketekunan, semangat wirausaha, serta komitmen untuk memajukan seni dan budaya lokal.
Moh. Ridho lahir dan besar di Banjarmasin. Sejak kecil, ia sudah terbiasa melihat kerajinan tangan dan karya seni tradisional Banjar, baik di lingkungan keluarga maupun pusat-pusat kerajinan lokal. Ketertarikannya terhadap dunia seni semakin berkembang ketika ia mengikuti berbagai pameran dan workshop seni di masa sekolah. Namun, Ridho sempat menghadapi berbagai tantangan, terutama saat ia memutuskan untuk memulai usaha di bidang galeri seni. Modal yang terbatas dan keraguan dari banyak pihak tidak menyurutkan tekadnya untuk tetap maju.
Tahun 2013, Ridho mulai mengumpulkan karya-karya dari para seniman lokal dan menyewa ruangan kecil di pusat kota Banjarmasin sebagai lokasi galeri. Dari tempat sederhana inilah Ridho Gallery lahir. Ridho meyakini bahwa nilai seni lokal harus mendapat perhatian dan pengakuan yang layak, dan galeri dapat menjadi jembatan antara seniman dan masyarakat umum.
Ridho Gallery fokus pada promosi dan penjualan karya seni asli Kalimantan Selatan, seperti lukisan, kerajinan tangan, anyaman, batik Banjar, dan berbagai hasil kreativitas masyarakat setempat. Ridho Gallery tidak hanya menjadi tempat pameran, tetapi juga menjadi wadah edukasi dan pelatihan bagi generasi muda yang ingin mengenal dan mengembangkan bakat seni.
Salah satu keunikan Ridho Gallery adalah konsistensinya dalam mengedepankan tema kearifan lokal. Ridho secara aktif menggandeng pengrajin yang sebelumnya tidak memiliki akses pasar, membantu mereka mengemas karyanya agar lebih menarik dan mudah diterima oleh konsumen. Setiap bulan, Ridho Gallery rutin mengadakan event seni seperti workshop melukis, talkshow dengan seniman, hingga community art day yang mempertemukan pelaku seni dan pecinta seni.
Perjalanan Ridho tidak selalu berjalan mulus. Ia menghadapi tantangan finansial, persaingan yang semakin ketat, serta minat masyarakat yang awalnya belum begitu tinggi terhadap seni lokal. Namun, berkat inovasi pemasaran dan kesabaran dalam memperkenalkan karya-karya seni, Ridho perlahan-lahan berhasil membangun basis pelanggan yang loyal. Ia juga berhasil meyakinkan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan melalui berbagai program promosi dan festival seni.
Tantangan terbesar adalah saat pandemi Covid-19 melanda. Ridho Gallery terpaksa menutup sementara galeri fisik, dan Ridho harus berpikir keras menemukan cara baru. Ia kemudian beralih ke pameran online dan membuka layanan penjualan digital, sehingga galeri tetap aktif dan seniman bisa memperoleh penghasilan.
Ridho Gallery telah memberikan dampak positif bagi perkembangan seni di Banjarmasin. Banyak seniman muda yang sebelumnya belum mendapat kesempatan kini bisa memamerkan karya mereka. Ridho juga membantu pemberdayaan pengrajin perempuan dan kelompok masyarakat kecil, meningkatkan pendapatan mereka dan mendorong kreativitas.
Selain itu, kehadiran Ridho Gallery juga merangsang tumbuhnya galeri-galeri kecil dan komunitas seni lainnya di kota ini. Banyak event seni yang diinisiasi oleh Ridho Gallery dijadikan inspirasi oleh komunitas lain. Ridho tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga ekosistem seni yang semakin berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Berkat kerja keras dan dedikasi, Ridho Gallery beberapa kali mendapat penghargaan dari pemerintah kota Banjarmasin dan Provinsi Kalimantan Selatan. Ridho sendiri terpilih menjadi tokoh muda inspiratif dalam bidang seni dan usaha kreatif tahun 2021. Galeri ini juga menjadi salah satu destinasi wisata edukasi, sering dikunjungi pelancong dan pelajar yang ingin mengenal lebih dalam tentang seni Banjar.
Di tingkat nasional, Ridho Gallery telah mengikuti berbagai pameran seni dan berhasil memperkenalkan karya seni Kalimantan Selatan kepada masyarakat Indonesia bahkan pengunjung dari luar negeri. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi Ridho untuk terus berinovasi dan mengembangkan usahanya.
Ridho tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga punya visi besar untuk membentuk generasi muda yang lebih peduli pada seni dan budaya. Ia ingin Ridho Gallery menjadi pusat kolaborasi seni, di mana anak-anak muda bisa belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi mereka. Ridho berharap ke depannya semakin banyak orang yang menghargai seni lokal, sehingga budaya Banjar bisa tetap lestari.
Saat ini, Ridho Gallery telah memperluas jaringan dengan membuka program mentoring dan inkubator seni bagi pelaku usaha kreatif yang baru memulai. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas disiplin, Ridho yakin galeri ini bisa menjadi motor penggerak kreativitas di Kalimantan Selatan.
Kisah sukses Moh. Ridho dan Ridho Gallery membuktikan bahwa dengan tekad, inovasi, dan cinta terhadap budaya lokal, seseorang dapat memberikan perubahan besar bagi masyarakatnya. Ridho tidak hanya sukses membangun bisnis, tetapi juga membangun komunitas dan ekosistem yang memperkuat identitas Kota Banjarmasin sebagai kota seni dan budaya. Semangat Moh. Ridho menjadi inspirasi bagi banyak pemuda untuk terus berkarya dan berinovasi demi Indonesia yang lebih maju.