Admin 04 Jun 2026 03:32
admin #umum

 

Kisah Sukses Iis Dan Iis Jajanan Pasar Di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan

[Gambar Usaha Iis Dan Iis Jajanan Pasar]

Awal Mula Perjalanan Bisnis

Di jantung kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, terdapat sebuah kisah inspiratif tentang dua perempuan tangguh bernama Iis dan Iis. Keduanya memulai usaha jajanan pasar tradisional dari nol dengan modal kecil namun tekad yang besar. Dua dekade yang lalu, Iis Suryani dan Iis Fatimah berteman semasa SMA dan bersama-sama memulai perjalanan usaha yang kini telah menjadi ikon kuliner tradisional di Banjarbaru.

Kisah dimulai saat kedua Iis baru lulus sekolah dan menghadapi kesulitan mencari pekerjaan yang sesuai. Di tengah keputusasaan, mereka mengingat betapa kentalnya tradisi kuliner di Kalimantan Selatan, terutama jajanan pasar yang semakin langka di era modern. Melihat peluang ini, mereka memutuskan untuk belajar membuat jajanan pasar tradisional dari nenek mereka.

Menghadapi Tantangan Awal

Tidak ada perjalanan sukses yang tanpa rintangan. Tahun pertama usaha mereka berdiri, kedua Iis harus menghadapi berbagai tantangan. Dari kesulitan mendapatkan bahan baku berkualitas, hingga persaingan dengan pedagang jajanan pasar yang sudah lebih dulu dikenal di masyarakat. Namun, ketekunan dan kualitas produk yang andal akhirnya mulai mendapat tempat di hati para pelanggan.

"Kami selalu berpegang pada prinsip bahwa kejujuran dan kualitas adalah pondasi bisnis yang paling penting," ujar Iis Suryani saat diwawancara mengenai awal mula usahanya.

Produk Andalan

Iis Dan Iis Jajanan Pasar kini terkenal dengan aneka jajanan tradisional Kalimantan Selatan yang autentik. Beberapa produk andalan mereka meliputi:

Kue Bingka, kue tradisional Kalimantan dengan bahan dasar tepung beras dan santan yang memberikan tekstur lembut dan rasa gurih. Bingka produksi Iis dan Iis dibuat dengan resep warisan keluarga yang telah disempurnakan selama bertahun-tahun.

Amparan Tatak, kue lapis tradisional dengan warna menarik yang berasal dari pewarna alami seperti pandan dan sirsak. Kue ini memiliki tekstur kenyal dan rasa yang manis namun tidak bikin enek.

Cucur Bayam, jajangan renyah dengan bayan segar sebagai bahan utamanya. Camilan ini menjadi favorit banyak pelanggan karena kombinasi rasa manis dan gurih yang seimbang.

Putu Mayang, makanan tradisional berbentuk mie lembut dari tepung beras yang disajikan dengan kuah santan gurih. Keunikan Putu Mayang Iis dan Iis terletak pada teknik pembuatannya yang masih tradisional namun higienis.

Inovasi dalam Tradisi

Meskipun memegang teguh resep tradisional, kedua Iis tidak berhenti untuk berinovasi. Mereka terus melakukan kreativitas dalam penyajian, pengemasan, dan bahkan variasi rasa untuk menyesuaikan dengan selera pelanggan masa kini tanpa meninggalkan esensi keasliannya.

Salah satu inovasi yang mendapat sambutan positif adalah pembuatan kemasan yang lebih praktis dan menarik, serta varian rasa baru seperti Bingka Cokelat dan Bingka Keju yang menarik minat konsumen muda tanpa menghilangkan resep aslinya.

Penghargaan dan Pengakuan

Kesungguhan dan kualitas produk yang konsisten akhirnya membuahkan hasil. Pada tahun 2018, Iis Dan Iis Jajanan Pasar menerima penghargaan "UMKM Berprestasi" dari Pemerintah Kota Banjarbaru. Penghargaan ini menjadi validasi atas kerja keras yang mereka lakukan selama bertahun-tahun.

Tidak hanya itu, kedua Iis juga sering diundang untuk berbagi ilmu dalam berbagai seminar dan pelatihan UMKM di Kalimantan Selatan. Pengalaman mereka membangun usaha dari nol dan menjadikannya sukses menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha muda di daerah tersebut.

Kontribusi pada Ekonomi Lokal

Keberhasilan Iis Dan Iis Jajanan Pasar tidak hanya menguntungkan kedua pendirinya. Usaha ini kini telah memberdayakan sekitar 15 karyawan lokal, mayoritas adalah ibu-ibu rumah tangga yang sebelumnya belum memiliki penghasilan tetap. Melalui pelatihan yang sistematis, karyawan-karyawan ini kini memiliki keterampilan membuat jajanan pasar yang berkualitas.

Selain itu, kedua Iis juga aktif bermitra dengan petani lokal dan pemasok bahan baku di sekitar Banjarbaru, menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. Mereka memprioritaskan penggunaan bahan-bahan lokal khas Kalimantan untuk mendukung ekonomi daerah.

Melestarikan Warisan Kuliner

BAGI kedua Iis, kesuksesan bisnis tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga dari kontribusi mereka dalam melestarikan warisan kuliner Kalimantan Selatan. Di tengah gempuran produk pabrikan dan makanan instan, usaha mereka menjadi benteng pertahanan untuk menjaga keberadaan jajanan pasar tradisional yang semakin terpinggirkan.

Mereka secara rutin mengadakan pelatihan memasak jajanan pasar gratis untuk generasi muda di Banjarbaru, berharap pengetahuan dan keahlian membuat kue tradisional ini dapat diwariskan ke generasi berikutnya. Menurut mereka, jajanan pasar bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas budaya yang harus dijaga.

Menghadapi Pandemi COVID-19

Sebagaimana banyak bisnis lainnya, Iis Dan Iis Jajanan Pasar juga terdampak pandemi COVID-19. Saat pandemi melanda, penjualan menurun drastis karena pembatasan sosial dan penutupan pasar-pasar tradisional.

Namun, kedua Iis tidak menyerah. Mereka beradaptasi dengan cepat dengan memanfaatkan media sosial dan marketplace online untuk menjual produk mereka. Mereka juga mengubah strategi promosi dan pengiriman, serta membuat paket-paket hemat untuk menjangkau pelanggan dengan berbagai tingkat pendapatan.

"Kami harus berinovasi untuk bertahan. Kami belajar menggunakan teknologi yang sebelumnya tidak begitu kami kuasai. Ternyata, banyak pelanggan baru yang menemukan kami melalui media sosial," cerita Iis Fatimah.

Ekspansi Bisnis

Setelah bertahun-tahun menekuni usaha ini, Iis Dan Iis Jajanan Pasar kini telah memiliki dua cabang di Banjarbaru dan memproduksi ratusan paket jajanan setiap harinya. Mereka juga mulai menerima pesanan untuk berbagai acara formal, pernikahan adat, dan acara kantor, memperluas jangkauan pasar mereka.

Kedai utama mereka yang berlokasi di Jalan Brigjen H. Hasan Basry, Banjarbaru, kini telah menjadi salah satu destinasi kuliner wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Selatan. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati jajanan pasar yang lezat, tetapi juga melihat proses pembuatannya yang masih dilakukan dengan cara tradisional.

Rencana Masa Depan

Melihat ke depan, kedua Iis memiliki rencana untuk terus mengembangkan usaha mereka namun tetap memegang teguh prinsip dan kualitas. Rencana jangka pendek mereka adalah memperluas cakupan distribusi ke kota-kota tetangga seperti Banjarmasin dan Martapura, serta meningkatkan ketersediaan produk mereka di platform e-commerce.

Untuk jangka panjang, mereka bermimpi mendirikan pusat pelatihan jajanan pasar tradisional di Kalimantan Selatan, tempat di mana mereka dapat mentransfer ilmu kepada lebih banyak generasi muda dan berkontribusi lebih luas dalam pelestarian warisan kuliner daerah.

"Kami tidak pernah bermimpi usaha kecil kami akan berkembang sejauh ini. Tapi kami percaya, jika kita bekerja keras, jujur, dan tidak pernah melupakan akar kita, kesuksesan pasti akan mengikuti," tutur Iis Suryani dengan penuh rasa syukur.

Pesan untuk Wiraswasta Muda

Kesuksesan Iis dan Iis memberikan pelajaran berharga bagi para wiraswasta muda. Menurut mereka, kunci utama membangun usaha yang sukses adalah konsistensi, kualitas produk, dan kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi. Mereka juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan pelanggan dan komunitas.

"Jangan takut memulai dari kecil. Setiap bisnis besar dimulai dari langkah kecil. Yang terpenting adalah bagaimana Anda mempertahankan kualitas dan integritas dalam setiap langkah," pesan Iis Fatimah bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia wirausaha.

Kisah sukses Iis Dan Iis Jajanan Pasar di Banjarbaru adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan inovasi, bisnis tradisional dapat bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman. Lebih dari sekadar kesuksesan bisnis, mereka telah menunjukkan bagaimana usaha kecil dapat menjadi garda terdepan dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memberdayakan ekonomi lokal.

```
*Semua informasi di halaman ini bersumber dari data yang tersedia secara online dan disadur untuk menjadi konten edukatif dan inspiratif. Jika ada ketidaksesuaian informasi, harap dilaporkan via link kontak kami untuk dapat diadakan revisi.

Kisah Sukses Iis Dan Iis Jajanan Pasar Di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Kisah Sukses Rini Oktaviani Dan Jajanan Pasar Rini Di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Kisah Sukses H. Iis Dan Iis Kosmetik Di Kalimantan Selatan


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Kisah Sukses Lim Tong Hing Dan Pasar Swalayan LTH Di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Kisah Sukses Hj. Ani Irawati Dan Depot Buah Haji Ani Di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06