Banjarmasin, kota yang dikenal sebagai Kota Seribu Sungai, kini semakin dikenal sebagai pusat kreativitas dan usaha sablon. Di balik kemajuan industri sablon di Kalimantan Selatan, terdapat nama besar Dewa Pramudito—yang sering dijuluki sebagai Dewa Sablon—sebagai pengusaha muda inspiratif yang berhasil membangun bisnis sablon dari nol hingga mencapai puncak kesuksesan.
Dewa Pramudito lahir dan besar di Banjarmasin. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan ketertarikan pada dunia desain dan kreativitas. Namun, kesempatan untuk mengembangkan bakatnya sempat terhambat oleh keterbatasan ekonomi keluarga. Setelah lulus SMA, ia memutuskan untuk mencari pekerjaan, namun kesulitan menemukan peluang yang sesuai minat dan keahliannya.
Dengan modal keberanian, Dewa kemudian mengambil langkah besar: membuka usaha sablon kecil di sudut kota Banjarmasin. Bermodalkan alat sablon sederhana dan sejumlah kaos polos, ia mulai menawarkan jasa sablon ke teman-teman dan tetangga sekitar. Awalnya, bisnis berjalan lambat, namun Dewa tetap gigih mempromosikan karyanya melalui media sosial dan pameran komunitas.
Tahun 2016 menjadi titik balik bagi Dewa Pramudito. Ia mendapat pesanan sablon dalam jumlah besar dari sebuah komunitas di Banjarmasin. Dari pesanan itu, Dewa bisa membeli alat sablon yang lebih modern dan meningkatkan kapasitas produksi. Berkat ketekunan dan kualitas sablon yang bagus, nama Dewa Sablon semakin dikenal. Tak hanya di Banjarmasin, pelanggan dari berbagai daerah di Kalimantan mulai berdatangan.
Dewa Pramudito tak hanya fokus pada produksi sablon. Ia juga mengembangkan strategi pemasaran berbasis digital, memanfaatkan Instagram dan Facebook untuk memamerkan portofolio desain terbaru. Ia sering mengadakan giveaway dan diskon khusus untuk pelanggan loyal. Selain itu, Dewa juga membuat workshop sablon bagi anak-anak muda yang ingin belajar proses sablon manual dan digital.
Bisnis Dewa Sablon juga menyediakan jasa sablon digital dan manual, sesuai kebutuhan pelanggan. Ia selalu memperbarui mesin dan alat sablon agar kualitas tetap terjaga. Bahkan, di tahun 2020, Dewa memperluas workshop dan merekrut tim baru, sehingga kapasitas produksi meningkat pesat.
Dalam lima tahun terakhir, Dewa Pramudito berhasil membawa usahanya menjadi salah satu yang terbesar di Kalimantan Selatan. Beberapa pencapaian yang diraih antara lain:
Selain sukses secara finansial, Dewa juga mendapat banyak apresiasi dari pemerintah daerah karena turut berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi lokal.
Banyak pengusaha muda di Banjarmasin terinspirasi oleh perjalanan Dewa Pramudito. Ia tidak ragu membagikan ilmu dan pengalaman melalui seminar serta pelatihan bisnis sablon gratis di berbagai sekolah. Menurut Dewa, keberhasilan bukan hanya tentang menjadi kaya, tetapi juga memberi manfaat dan motivasi bagi orang lain.
Dalam beberapa sesi pelatihan, Dewa kerap menekankan pentingnya disiplin dan kreativitas. Ia mengajak peserta untuk berani memulai usaha walaupun dengan modal terbatas, sembari mengembangkan ide-ide inovatif sesuai kebutuhan zaman. Tidak jarang pula Dewa membantu peserta yang ingin praktek langsung di workshopnya, sehingga mereka lebih percaya diri ketika membangun bisnis sendiri.
Dewa Pramudito berharap bisnis sablon yang digelutinya bisa terus berkembang dan membuka cabang di luar Kalimantan. Ia ingin anak-anak muda di Banjarmasin dan daerah lain tidak takut menghadapi tantangan, serta mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui kreativitas. Dewa punya visi untuk membangun ecosystem entrepreneurship di Kalimantan Selatan, sehingga ekonomi daerah semakin maju, terutama di sektor industri kreatif.
Menurutnya, kunci utama kesuksesan adalah bekerja dengan hati. Dewa selalu menjaga hubungan baik dengan pelanggan, karyawan, dan mitra bisnis. Ia percaya, kepercayaan dari pelanggan dan komunitas adalah aset terbesar seorang pengusaha.
Kisah Dewa Pramudito dan Dewa Sablon merupakan role model bagi generasi muda yang ingin berwirausaha. Jika mereka bisa memulai dari kecil, berjuang dan akhirnya menjadi besar, maka siapa pun bisa melakukannya. Tidak ada alasan untuk menyerah jika niat dan impian sudah kuat. Kegagalan adalah proses belajar, dan setiap keberhasilan selalu dimulai dari langkah pertama yang penuh keberanian.
Bagi Dewa, kebanggaan terbesar bukan hanya dari omzet dan penghargaan, tetapi ketika usahanya bisa membangun keluarga besar yang saling mendukung. Itulah nilai hidup yang ia pegang teguh selama berwirausaha di Kota Banjarmasin.
Kesuksesan Dewa Pramudito dan Dewa Sablon adalah bukti nyata bahwa kerja keras, inovasi, dan semangat pantang menyerah mampu mengubah hidup seseorang. Kisah ini memberikan harapan bagi masyarakat Banjarmasin dan Kalimantan Selatan untuk terus berkreasi, membangun usaha, dan menggapai impian. Semoga perjalanan Dewa Pramudito menginspirasi lebih banyak generasi muda Indonesia untuk berprestasi dan menciptakan perubahan positif di daerahnya.