Kota Banjarmasin, Ibukota provinsi Kalimantan Selatan, menyimpan banyak kisah inspiratif tentang wirausaha muda yang berhasil membangun usahanya dari nol. Salah satu cerita yang layak menjadi inspirasi adalah perjalanan Danil Afandi, pendiri Danil Digital Printing. Melalui perjuangan, dedikasi, dan inovasi tanpa henti, Danil telah mengubah industri percetakan digital di Banjarmasin dan menjadi inspirasi bagi pemuda lain di sekitarnya.
Danil Afandi, kelahiran tahun 1992, adalah anak muda yang sejak kecil sudah akrab dengan dunia grafis. Ketertarikannya dimulai ketika ia sering membantu sang ayah yang bekerja di toko alat tulis dan cetak di kawasan pusat kota Banjarmasin. Dari situ, Danil belajar banyak soal dunia percetakan konvensional. Namun, ia merasa industri ini masih sangat tradisional dan kurang mengikuti perkembangan teknologi.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Danil bertekad untuk melanjutkan pendidikannya ke jurusan Desain Grafis di salah satu universitas di Surabaya. Di sana ia semakin mengenal dunia percetakan digital dan menyadari peluang usaha di daerah asalnya. Setelah lulus kuliah pada tahun 2014, ia kembali ke Banjarmasin dengan visi membawa perubahan di bidang digital printing.
Pada tahun 2015, dengan modal tabungan dari pekerjaan freelance dan dukungan keluarga, Danil membuka usaha kecil bernama Danil Digital Printing di sebuah ruko sederhana. Di awal usahanya, ia hanya memiliki satu mesin digital printing dan satu komputer desain. Meski modal sangat terbatas, ia menawarkan pelayanan prima dan hasil cetak berkualitas kepada para pelanggan.
Seiring berjalannya waktu, Danil rajin mengikuti perkembangan teknologi. Ia senantiasa update terhadap tren desain grafis terbaru dan memperluas layanan, mulai dari cetak banner, stiker, sablon kaos, hingga undangan digital. Ia juga menggandeng UMKM lokal sebagai mitra bisnis dan aktif mempromosikan usahanya melalui media sosial.
Salah satu kunci kesuksesan Danil adalah keberaniannya berinovasi. Ia menjadi pelaku pertama di Banjarmasin yang menawarkan layanan desain dan pemesanan daring (online) untuk produk-produk digital printing. Hal ini memudahkan pelanggan untuk mengirim desain, konsultasi, dan melakukan pembayaran tanpa harus datang langsung ke toko.
Di tahun keempat, bisnisnya semakin berkembang. Omzet meningkat berkali lipat, sehingga Danil bisa menambah mesin cetak dan membuka dua cabang baru di wilayah Banjarmasin Selatan dan Martapura. Ia juga memperkerjakan 20 orang karyawan muda, sebagian besar lulusan SMK Grafika dan DKV.
Pelayanan cepat, hasil yang berkualitas, serta responsif dalam menanggapi kebutuhan pelanggan menjadi keunggulan utama Danil Digital Printing. Dalam waktu singkat, mereka menjadi rujukan utama masyarakat dalam urusan percetakan digital di Kalimantan Selatan. Tak hanya melayani pelanggan individu, Danil Digital Printing juga bekerja sama dengan instansi pemerintah dan perusahaan-perusahaan besar untuk kebutuhan promosi dan branding.
Perjalanan Danil tidak selalu mulus. Tantangan demi tantangan harus Ia hadapi, baik dari segi keuangan, teknologi, maupun persaingan bisnis. Di masa pandemi COVID-19, permintaan cetakan menurun drastis. Namun, Danil justru memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat pemasaran digital dan memperluas jasa ke sektor percetakan produk kesehatan, seperti banner protokol kesehatan, cetak masker kain, dan produk promosi daring.
Pandemi juga memaksanya berinovasi dalam efisiensi biaya dan manajemen produksi. Ia mengembangkan aplikasi sederhana untuk mengelola pesanan dan stok bahan baku sehingga proses produksi menjadi lebih efektif dan minim pemborosan.
Tak hanya sukses secara bisnis, Danil juga aktif dalam kegiatan sosial. Ia sering menjadi narasumber seminar kewirausahaan dan pelatihan desain grafis gratis bagi anak-anak muda di Banjarmasin. Beberapa program magang di perusahaannya juga telah melahirkan desainer-desainer muda berbakat yang kini ikut meramaikan industri kreatif di Kalimantan Selatan.
Danil percaya bahwa kesuksesan usaha harus diiringi kontribusi positif bagi masyarakat. Ia rutin memberikan donasi percetakan untuk lembaga sosial, tempat ibadah, dan kegiatan komunitas.
Berkat kerja keras dan dedikasinya, Danil Afandi menerima banyak penghargaan dari pemerintah daerah dan lembaga swasta. Pada tahun 2022, ia meraih penghargaan sebagai “Wirausaha Muda Inspiratif” dari Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Selatan. Bahkan, kisah perjuangannya sempat diliput oleh media nasional sebagai inspirasi bagi anak muda di luar Jawa yang ingin membangun bisnis digital.
Dengan visi untuk menjadi percetakan digital terbesar di Kalimantan, Danil terus berinovasi dan berupaya memperluas jaringan bisnis hingga ke luar pulau. Ia bermimpi dapat membuka peluang kerja lebih banyak lagi, tidak hanya di Banjarmasin, tapi juga di daerah-daerah yang lebih kecil.
Perjalanan Danil Afandi bersama Danil Digital Printing membuktikan bahwa keberhasilan tak datang dengan instan. Diperlukan ketekunan, keberanian mencoba hal baru, serta kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan dan kesiapan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Kisah Danil adalah cermin bagi generasi muda Banjarmasin dan Indonesia, bahwa asal punya tekad kuat dan inovasi, sukses bukanlah sesuatu yang mustahil. Setiap tantangan adalah peluang untuk tumbuh dan memperbaiki diri. Kini, Danil Afandi siap membuktikan bahwa anak daerah pun bisa bersaing di tingkat nasional maupun global melalui kreativitas dan semangat wirausaha.
Jika Anda berkunjung ke Banjarmasin, sempatkanlah mampir ke Danil Digital Printing dan rasakan sendiri pelayanan serta kualitas produk yang menjadi kebanggaan Kalimantan Selatan.